Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label artikel. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Oktober 2011

PENGHIJAUAN



PENGHIJAUAN adalah salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis lingkungan. Begitu pentingnya sehingga penghijauan sudah merupakan program nasional yang dilaksanakan di seluruh Indonesia.

Banyak fakta yang menunjukkan bahwa tidak jarang pembangunan dibangun di lahan pertanian maupun ruang terbuka hijau. Padahal tumbuhan dalam ekosistem berperan sebagai produsen pertama yang mengubah energi surya menjadi energi potensial untuk makhluk lainnya dan mengubah CO2 menjadi O2 dalam proses fotosintesis. Sehingga dengan meningkatkan penghijauan di perkotaan berarti dapat mengurangi CO2 atau polutan lainnya yang berperan terjadinya efek rumah kaca atau gangguan iklim. Di samping vegetasi berperan dalam kehidupan dan kesehatan lingkungan secara fisik, juga berperan estetika serta kesehatan jiwa. Mengingat pentingnya peranan vegetasi ini terutama di perkotaan untuk menangani krisis lingkungan maka diperlukan perencanaan dan penanaman vegetasi untuk penghijauan secara konseptual.

Dari berbagai pengamatan dan penelitian ada kecenderungan bahwa pelaksanaan penghijauan belum konseptual, malah terkesan asal jadi. Memilih jenis tanaman dengan alasan mudah diperoleh, murah harganya dan cepat tumbuh.
Penghijauan perkotaan

Penghijauan dalam arti luas adalah segala daya untuk memulihkan, memelihara dan meningkatkan kondisi lahan agar dapat berproduksi dan berfungsi secara optimal, baik sebagai pengatur tata air atau pelindung lingkungan. Ada pula yang mengatakan bahwa penghijauan kota adalah suatu usaha untuk menghijaukan kota dengan melaksanakan pengelolaan taman-taman kota, taman-taman lingkungan, jalur hijau dan sebagainya. Dalam hal ini penghijauan perkotaan merupakan kegiatan pengisian ruang terbuka di perkotaan.

Pada proses fotosintesa tumbuhan hijau mengambil CO2 dan mengeluarkan C6H12O6 serta peranan O2 yang sangat dibutuhkan makhluk hidup. Oleh karena itu, peranan tumbuhan hijau sangat diperlukan untuk menjaring CO2 dan melepas O2 kembali ke udara. Di samping itu berbagai proses metabolisme tumbuhan hijau dapat memberikan berbagai fungsi untuk kebutuhan makhluk hidup yang dapat meningkatkan kualitas lingkungan.

Setiap tahun tumbuh-tumbuhan di bumi ini mempersenyawakan sekira 150.000 juta ton CO2 dan 25.000 juta ton hidrogen dengan membebaskan 400.000 juta ton oksigen ke atmosfer, serta menghasilkan 450.000 juta ton zat-zat organik. Setiap jam 1 ha daun-daun hijau menyerap 8 kg CO2 yang ekuivalen dengan CO2 yang diembuskan oleh napas manusia sekira 200 orang dalam waktu yang sama. Setiap pohon yang ditanam mempunyai kapasitas mendinginkan udara sama dengan rata-rata 5 pendingin udara (AC), yang dioperasikan 20 jam terus menerus setiap harinya. Setiap 93 m2 pepohonan mampu menyerap kebisingan suara sebesar 8 desibel, dan setiap 1 ha pepohonan mampu menetralkan CO2 yang dikeluarkan 20 kendaraan.(Zoer’aini Djamal Irwan,1996).

Begitu pentingnya peranan tumbuhan di bumi ini dalam menangani krisis lingkungan terutama di perkotaan, sangat tepat jika keberadaan tumbuhan mendapat perhatian serius dalam pelaksanaan penghijauan perkotaan sebagai unsur hutan kota.

Penghijauan berperan dan berfungsi (1) Sebagai paru-paru kota. Tanaman sebagai elemen hijau, pada pertumbuhannya menghasilkan zat asam (O2) yang sangat diperlukan bagi makhluk hidup untuk pernapasan; (2) Sebagai pengatur lingkungan (mikro), vegetasi akan menimbulkan hawa lingkungan setempat menjadi sejuk, nyaman dan segar; (3) Pencipta lingkungan hidup (ekologis); (4) Penyeimbangan alam (adaphis) merupakan pembentukan tempat-tempat hidup alam bagi satwa yang hidup di sekitarnya; (5) Perlindungan (protektif), terhadap kondisi fisik alami sekitarnya (angin kencang, terik matahari, gas atau debu-debu); (6) Keindahan (estetika); (7) Kesehatan (hygiene); (8) Rekreasi dan pendidikan (edukatif); (9) Sosial politik ekonomi.

Seperti yang dikemukan oleh Eckbo (1956) bahwa pemilihan jenis tanaman untuk penghijauan agar tumbuh dengan baik hendaknya dipertimbangkan syarat-syarat hortikultura (ekologikal) dan syarat- syarat fisik. Syarat hortikultural yaitu respons dan toleransi terhadap temperatur, kebutuhan air, kebutuhan dan toleransi terhadap cahaya matahari, kebutuhan tanah, hama dan penyakit, serta syarat-syarat fisik lainnya yaitu tujuan penghijauan, persyaratan budi daya, bentuk tajuk, warna, aroma.

Unsur hutan kota

Fungsi dan manfaat hutan antara lain untuk memberikan hasil, pencagaran flora dan fauna, pengendalian air tanah dan erosi, ameliorasi iklim. Jika hutan tersebut berada di dalam kota fungsi dan manfaat hutan antara lain menciptakan iklim mikro, engineering, arsitektural, estetika, modifikasi suhu, peresapan air hujan, perlindungan angin dan udara, pengendalian polusi udara, pengelolaan limbah dan memperkecil pantulan sinar matahari, pengendalian erosi tanah, mengurangi aliran permukaan, mengikat tanah. Konstruksi vegetasi dapat mengatur keseimbangan air dengan cara intersepsi, infiltrasi, evaporasi dan transpirasi.

Menelaah fungsi penghijauan perkotaan dan fungsi hutan dapat dikatakan bahwa penghijauan perkotaan merupakan unsur dari hutan kota. Sedangkan hutan kota adalah bagian dari ruang terbuka hijau kota. Hutan kota (urban forestry) menurut Grey dan Denehe (1978), meliputi semua vegetasi berkayu di dalam lingkungan pemukiman, mulai dari kampung yang kecil sampai kota besar. Fukuara dkk. (1988) mengemukakan tentang hutan kota, yaitu ruang terbuka yang ditumbuhi vegetasi berkayu di wilayah perkotaan yang memberikan manfaat lingkungan sebesar-besarnya kepada penduduk kota dalam kegunaan proteksi, estetika serta rekreasi khusus lainnya.

Sedangkan menurut Grey dan Denehe (1978), hutan kota (urban forestry) meliputi semua vegetasi berkayu di dalam lingkungan pemukiman, mulai dari kampung yang kecil sampai kota besar. Mengingat pekarangan mengandung sifat perhutanan yang beraspirasi untuk kepentingan rakyat, maka pengembangan perhutanan yang bersifat pekarangan ini tampaknya lebih demokrasi yaitu sistem agroforestry yang dikelola rakyat. Pekarangan dapat menghasilkan kayu, bambu, karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan obat-obatan.

Sebagai konsekuensi tumbuhan sebagai produsen pertama dalam ekosistem, dan mengingat fungsi hutan kota dan fungsi penghijauan perkotaan sangat bergantung kepada vegetasi yang digunakan maka tidak perlu lagi dipersoalkan luas lahan sebagai syarat hutan kota. Yang penting adalah jumlah dan keanekaragaman vegetasi yang ditaman di perkotaan sebanyak mungkin. Dengan demikian penghijauan perkotaan sebagai unsur hutan kota perlu ditingkatkan secara konseptual meliputi perencanaan, pelaksanaan dan pemeliharaan dengan mempertimbangkan aspek estetika, pelestarian lingkungan dan fungsional. Pelaksanaan harus sesuai dengan perencanaan begitu pula pemeliharaan harus dilakukan secara terus-menerus.

Teknik penanaman

Faktor-faktor utama yang perlu diperhatikan yaitu dalam teknik penanaman pohon adala, (1) Pemilihan bibit tanaman. Bibit generatif adalah berasal dari biji, merupakan bibit yang lebih tepat karena mempunyai akar tunggang dan dapat hidup lebih lama. Bibit vegetatif, adalah bibit yang berasal dari bagian-bagian vegetatif tanaman, seperti batang, daun dan akar. Bibit vegetatif umumnya kurang kokoh dan perakarannya dangkal sehingga cepat merusak trotoar, jalan atau saluran drainase.

Bibit yang baik sekurang-kurangnya telah tumbuh di wadahnya selama 6 bulan dengan batang tinggi minimal + 1.50 m dan diameter 0.05 m, untuk mengujinya cukup dengan mencabut bibit tersebut. Apabila bibit mudah lepas dari wadahnya berarti baru dipindahkan dan belum cukup baik ditanam di lapangan, sebaliknya jika sulit dilepaskan berarti perakarannya sudah terbentuk dengan baik dan dapat ditanam di lapangan;
(2) Penanaman. Lubang tanam perlu dipersiapkan sedikitnya satu minggu sebelum penanaman dilakukan. Ukuran lubang tanam sangat bergantung pada besarnya tanaman. Ukuran standar lubang tanam adalah 0.75 m (tinggi) x 0.90 m (lebar) x 0.90 m (panjang); (3) Perawatan pascatanam. Mempertahankan posisi tumbuh agar tetap tegak dan stabil. Menyiram tanaman 2-3 hari sekali terutama di musim kemarau sambil membuang ranting-ranting yang kerimg. Memupuk tanaman 3 bulan sekali dengan pupuk NPK 25 gram per lubang

Manfaat hutan yang lain adalah:
1. Sebagai suplyer Oksigen yang merupakan bahan baku utama untuk pernafasan manusia
2. Sebagai pencegah banjir
3. Sebagai penyejuk alam
4. Sebagai paru-paru dunia
masih banyak lagi manfaat hutan bagi manusia yang lain.

Sumber : hijau kotaku

Selasa, 08 Maret 2011

Kaki Pot Memperindah Penampilan Tanaman

POT tanaman hias dan bunga akan tampak indah penampilannya apabila diberi kaki. Pot bunga dan tanaman hias yang berkaki ini akan menambah dekorasi sebuah ruangan tamu atau teras rumah.

UNTUK memasang kaki pot, diperlukan kemampuan tersendiri untuk memilih kaki pot agar selaras dengan pot berisi tanaman hias dan bunga mawar atau anggrek yang akan diberi kaki. Pot berkaki akan tampak lebih indah penampilannya.

Hal itu, misalnya, dilakukan Ny Marlina (50). Warga yang tinggal di sebuah perumahan di Kelurahan Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor, itu menata ruang tamunya dengan menempatkan pot tanaman hias dengan kaki pot jangkung (ukuran 80 cm) di sudut ruang kosong.

Pot tanaman hias berkaki jangkung itu menambah sudut ruangan sekitar menjadi enak dipandang. Selanjutnya, sebuah pot kecil berisi tanaman hias diletakkan pada kaki pot yang berbentuk sepeda ukuran kecil di atas meja. Kaki pot berbentuk sepeda dengan menopang pot kecil berisi tanaman hias ini menjadi hiasan meja.

Kemudian, pot berisi tanaman suplir dan tanaman lainnya juga diberi kaki pot, diletakkan di teras rumah di bawah jendela. Selain memperindah penampilan pot, kaki pot juga berfungsi mengikat pot agar lebih kokoh. Pemasangan kaki pada pot ini juga dimaksudkan agar air yang merembes dari bawah pot seusai disiram tidak membasahi lantai. Sebab, di bagian bawah kaki pot ini dibuatkan tempat tatakan piring cekung untuk menampung rembesan air.

“Selain itu, tak membutuhkan tenaga untuk memindahkan pot tanaman karena tak usah diangkat, cukup digeser saja, kalau ingin membersihkan,” kata Ny Marlina.

Ny Marlina membeli kaki pot dari temannya, Ny Sianiwati, perajin pemula bidang kaki pot dengan harga relatif murah. Dari ukuran kecil seharga Rp 10.000 per buah, menengah Rp 25.000 per buah, sampai Rp 50.000 per buah untuk kaki pot jangkung ukuran 100 cm.

KAKI pot buatan Ny Sianiwati, yang juga tinggal di daerah Cipaku, dibuat dengan bahan kawat sampai besi beton berukuran 10 milimeter. Aneka bentuk kaki pot dibuat sesuai selera konsumen. Kaki pot tersebut dilapisi bubuk plastik dengan warna hitam sehingga tahan karat. Kaki pot berwarna hitam yang banyak diproduksi sesuai dengan keinginan konsumen.

Aneka macam kaki pot banyak dijual penjual tanaman hias di Jakarta, Bogor, dan daerah lainnya. Harganya tergantung dari ukurannya dan kualitas produknya.

Pot berkaki dapat ditempatkan di mana saja, kapan saja anda suka, untuk memperindah ruangan atau teras rumah.

Meski demikian, diperlukan kejelian menata ruangan dengan pot tanaman hias yang berkaki. Pilih jenis tanaman hias dan pilih kaki pot yang sesuai. Untuk tanaman hias, belilah sebatas kemampuan untuk menghias ruangan taman atau teras. Tak perlu membeli tanaman hias yang mahal harganya. Sebab, tanaman hias yang murah harganya tetap memukau. Ia tak kalah menarik dan menawan dengan yang mahal harganya bila ditata dengan apik. Meski demikian, jangan asal memasang kaki pot. Sebab, kalau sembarangan memasang kaki pot, kenyamanan dan keindahannya tak akan bisa dinikmati. kompas

Senin, 07 Maret 2011

Keajaiban Taman Patung Bawah Laut Meksiko


Taman patung bawah laut ini sekaligus menjadi terumbu karang buatan.

Taman Patung Bawah Laut Meksiko (Jason de Caires Taylor)



Pematung Inggris Jason de Caires Taylor menciptakan suatu keajaiban di Taman Laut Punta CancĂșn, Isla de Mujeres, dan Punta Nizuc, di Cancun, Meksiko.

Dalam sebuah proyek yang dinamakan "The Silent Evolution", Taylor menciptakan sebuah taman patung bawah laut, yang juga berfungsi sebagai terumbu karang buatan.

Taylor seperti menyulap laut menjadi galeri seni dengan menempatkan 400 figur patung, yang mengambil model dari penduduk setempat. Seperti dikutip dari Guardian, selain untuk menarik minat wisatawan, proyek ini juga bertujuan melestarikan habitat laut.

Taylor menjelaskan, selama ini terumbu karang alami di sekitar Cancun mengalami kerusakan akibat pencemaran dan eksploitasi ikan. Terumbu karang buatan ini pun diharapkan dapat 'mengistirahatkan' terumbu karang alami akibat kunjungan 750.000 ribu turis setiap tahunnya.

Terbuat dari semen khusus, patung ini sekaligus menjadi terumbu karang yang 'ditanam' sepuluh meter dari permukaan air laut. Variasi ikan dan makhluk laut lain di Laut Karibia pun akan terjaga kelestariannya di habitat buatan ini.

• VIVAnews

Tanaman 'Bunglon' Bisa Berganti Warna

Tanaman 'Bunglon' Bisa Berganti Warna

Ilmuwan menemukan tanaman yang bisa mendeteksi keberadaan bahan berbahaya di sekitarnya.

Ilmuwan dan tanaman 'bunglon' yang bisa berganti warna (The Denver Post)

VIVAnews - Bukan cuma bunglon yang bisa berganti warna kulit. Ternyata, tanaman pun kini bisa berubah warna sesuai dengan kondisi yang menaunginya.

Adalah June Medford, seorang pakar biologi dari Colorado State University, yang berhasil melakukan rekayasa genetik terhadap tanaman arabidopsis, sehingga tanaman tersebut bisa berganti warna.

Seperti dikutip dari situs PCWorld, tanaman hasil rekayasa Medford dan timnya, akan berubah warna dari hijau menjadi putih saat tanaman itu mendeteksi kehadiran unsur berbahaya di dekatnya, seperti obat terlarang, polutan, atau bahkan material eksplosif.

Awalnya, Medford menggunakan komputer untuk mendesain protein tanaman bernama reseptor. Kemudian, Medford memanfaatkan bakteri untuk memodifikasi reseptor tanaman tersebut.

Dengan struktur genetika yang telah dimodifikasi, maka reseptor tumbuhan bisa mendeteksi partikel-partikel bahan kimia berbahaya, polutan, bahan peledak, atau ancaman lain. Saat mendeteksi kehadiran zat-zat tersebut, tanaman akan mengirimkan sinyal, sehingga warna hijaunya berubah menjadi putih.

"Bila Anda membawa sesuatu ke bandara internasional Denver, misalnya sebuah bahan peledak, maka tanaman ini akan berubah warna menjadi putih. Ini akan memberikan keamanan bagi Anda," kata Medford, 52, kepada situs The Denver Post.

Proyek penelitian itu didukung oleh Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) sejak 2003, dengan bantuan dana sebesar US$500 ribu atau Rp4,5 miliar. Belakangan, riset ini juga mendapat dukungan dari The Office of Naval Research, Department of Homeland Security, dan Defense Threat Reduction Agency.

"Harapan kami, tanaman ini bisa ditempatkan di lokasi umum, sehingga bisa mendeteksi bahan peledak di lokasi tempat benda berbahaya itu sedang dirakit," kata Doug Bauer, Program Manager riset eksplosif pada Homeland Security di Washington DC.

Aplikasi lainnya, tanaman ini juga bisa digunakan oleh polisi untuk memberantas peredaran obat terlarang, atau melindungi tentara yang tengah konvoi dari bom dan ranjau.

Kini, tanaman ini masih memerlukan waktu sekitar tiga jam untuk merespons keberadaan zat-zat berbahaya tadi dan perubahan warna. Namun, para ilmuwan yakin akan diperoleh kemajuan sehingga respons yang ditunjukkan tanaman bisa segera terlihat dalam hitungan menit. (art)

• VIVAnews

Minggu, 26 September 2010

Kaki Pot Memperindah Penampilan Tanaman

POT tanaman hias dan bunga akan tampak indah penampilannya apabila diberi kaki. Pot bunga dan tanaman hias yang berkaki ini akan menambah dekorasi sebuah ruangan tamu atau teras rumah.

UNTUK memasang kaki pot, diperlukan kemampuan tersendiri untuk memilih kaki pot agar selaras dengan pot berisi tanaman hias dan bunga mawar atau anggrek yang akan diberi kaki. Pot berkaki akan tampak lebih indah penampilannya.

Hal itu, misalnya, dilakukan Ny Marlina (50). Warga yang tinggal di sebuah perumahan di Kelurahan Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor, itu menata ruang tamunya dengan menempatkan pot tanaman hias dengan kaki pot jangkung (ukuran 80 cm) di sudut ruang kosong.

Pot tanaman hias berkaki jangkung itu menambah sudut ruangan sekitar menjadi enak dipandang. Selanjutnya, sebuah pot kecil berisi tanaman hias diletakkan pada kaki pot yang berbentuk sepeda ukuran kecil di atas meja. Kaki pot berbentuk sepeda dengan menopang pot kecil berisi tanaman hias ini menjadi hiasan meja.

Kemudian, pot berisi tanaman suplir dan tanaman lainnya juga diberi kaki pot, diletakkan di teras rumah di bawah jendela. Selain memperindah penampilan pot, kaki pot juga berfungsi mengikat pot agar lebih kokoh. Pemasangan kaki pada pot ini juga dimaksudkan agar air yang merembes dari bawah pot seusai disiram tidak membasahi lantai. Sebab, di bagian bawah kaki pot ini dibuatkan tempat tatakan piring cekung untuk menampung rembesan air.

“Selain itu, tak membutuhkan tenaga untuk memindahkan pot tanaman karena tak usah diangkat, cukup digeser saja, kalau ingin membersihkan,” kata Ny Marlina.

Ny Marlina membeli kaki pot dari temannya, Ny Sianiwati, perajin pemula bidang kaki pot dengan harga relatif murah. Dari ukuran kecil seharga Rp 10.000 per buah, menengah Rp 25.000 per buah, sampai Rp 50.000 per buah untuk kaki pot jangkung ukuran 100 cm.

KAKI pot buatan Ny Sianiwati, yang juga tinggal di daerah Cipaku, dibuat dengan bahan kawat sampai besi beton berukuran 10 milimeter. Aneka bentuk kaki pot dibuat sesuai selera konsumen. Kaki pot tersebut dilapisi bubuk plastik dengan warna hitam sehingga tahan karat. Kaki pot berwarna hitam yang banyak diproduksi sesuai dengan keinginan konsumen.

Aneka macam kaki pot banyak dijual penjual tanaman hias di Jakarta, Bogor, dan daerah lainnya. Harganya tergantung dari ukurannya dan kualitas produknya.

Pot berkaki dapat ditempatkan di mana saja, kapan saja anda suka, untuk memperindah ruangan atau teras rumah.

Meski demikian, diperlukan kejelian menata ruangan dengan pot tanaman hias yang berkaki. Pilih jenis tanaman hias dan pilih kaki pot yang sesuai. Untuk tanaman hias, belilah sebatas kemampuan untuk menghias ruangan taman atau teras. Tak perlu membeli tanaman hias yang mahal harganya. Sebab, tanaman hias yang murah harganya tetap memukau. Ia tak kalah menarik dan menawan dengan yang mahal harganya bila ditata dengan apik. Meski demikian, jangan asal memasang kaki pot. Sebab, kalau sembarangan memasang kaki pot, kenyamanan dan keindahannya tak akan bisa dinikmati. (PUN)

Sumber : Kompas,tabulampot

MENCANGKOK

Mencangkok atau okulasi adalah teknik pengembangbiakan tanaman yg sangat cocok utk di tanam di dalam pot. Di samping karena qualitas buahnya terjaga sama spt induknya juga nantinya pohon tumbuh tidak terlalu tinggi. Pohon yg dikembangbiakan dg teknik cangkok tidak akan mempunyai akar tunggang.
Tanaman yg dapat dicangkok adalah tanaman buah berkayu keras atau berkambium. Contoh : Mangga, jambu, jambu air, jeruk, dll.

Alat-alat yg diperlukan :
1. Pisau yg kuat dan tajam.
2. Serabut kelapa atau plastik kresek.
3. Tali atau karet ban dalam bekas.
4. paku panjang 10 cm.
5. Ember atau apa saja media lain utk menampung air.
6. kursi/tangga/stegger, jika cabang terlalu tinggi.
7. Campuran tanah subur : Pupuk kandang : serabuk gergaji perbandingan 1:1:1

Langkah-langkah mencangkok :
1. Pertama, pastikan bahwa induk semang tanaman adalah dari varietas unggul, agar hasilnya nanti adalah bibit unggul juga.
2. Tentukan cabang yg lurus dan cukup besar agar nanti pohon cukup kuat utk mandiri. Kira-kira sebesar pergelangan tangan anak atau berdiameter 3 cm.
3. Selanjutnya, kerat pangkal cabang menggunakan pisau. Kerat sekali lagi dari keratan pertama berjarak sekitar satu kepalan tangan atau 5 cm.
4. Buang kulit antara keratan tadi.
5. Setelah kulit kayu bersih, kerok lendir/getah sampai bersih dan kayu tidak licin lagi.
6. Ambil serabut kelapa atau plastik secukupnya ikat bagian bawah dulu.
7. Bentuk sedemikian rupa sehingga membentuk penampung, isi dengan campuran tanah yg sudah dipersiapkan. Isian harus cukup padat dengan cara ditekan-tekan.
8. Ikat bagian atas serabut atau plastik dan pastikan campuran tanah tertutup rapat.
9. Buat lubang-lubang utk pembuangan air berjarak 1 cm antar lubangnya (jika medianya adalah plastik).
10. Siram air sampai air menetes dari cangkokan.

Tunggulah sekitar 4-6 minggu sebelum cangkokan siap dipisahkan dari induknya. Ingat selalu utk menyirami cangkokan setiap pagi dan sore hari. Utk memastikan bahwa tanaman yg dicangkok sudah jadi, check apakah sudah keluar akar yg cukup banyak, biasanya sampai menembuas plastik atau serabut pembungkus.
Jika kondisi ini sudah memenuhi syarat, potong tanaman dari induknya. Sebaiknya memotong menggunakan gergaji agar tanaman tidak rusak.
Kurangi daun dan ranting. sisakan beberapa lembar daun saja.

Mari berkebun (SUMBER : tabulampot )

Kamis, 16 September 2010

Taman Minimalis

Taman Minimalis

Banyaknya desain rumah minimalis yang dikembangkan developer saat ini mempengaruhi desain taman yang melengkapinya. Maka dari itu pilihan desain taman bergaya minimalislah yang patut disandingkan dengan rumah gaya minimalis tersebut. Namun jangan terburu-buru memilih gaya taman ini. Karena walaupun terkesan minimalis kita juga harus mendesain dengan apik agar nantinya menjadikan suatu kesatuan desain antara bangunan dan tamannya.

Pada buku “Seri Rumah Ide”, pada dasarnya taman gaya minimalis juga mempunyai konsep yang sama dengan desain bangunan minimalis. Permainan garis horisontal dan vertikal pada desain taman mempengaruhi keasrian dengan gaya bangunannya. Dari sini mungkin Anda bertanya, apa sih yang menjadikan taman ini disebut taman minimalis?

Taman Minimalis

Taman bergaya minimalis cenderung meminimalisasi unsur dekoratif dan pernak-pernik. Dengan kata lain nilai taman ini tidak bergantung dengan ornamen dekoratif. Alhasil, taman akan terlihat lebih indah, bersih, rapi dengan garis halus, dan sederhana dalam desainnya. Nah dari hasil tersebut itulah yang menjadikan taman ini serasi dengan gaya bangunannya.

Dari elemen kerasnya juga sangat nampak bersih dan rapi, karena gaya taman ini cenderung mempunyai bidang yang rata. Penggunaan batu kerikil bulat atau pipih, paving block, dan grass block adalah yang sering digunakan sebagai pelengkap taman.

Bagaimana dengan jenis vegetasinya? Pemilihan vegetasi tentu tidak seperti taman gaya tropis yang beragam, tapi sebaiknya memilih tamanan yang mempunyai pertumbuhan yang lambat. Vegetasi yang dimaksud seperti Kamboja, Alamanda, Kenanga, Bambu Kuning, Iris Kuning, Cemara, dan lain sebagainya.

Misalnya kita mendesain hamparan rumput dengan satu pohon Kamboja atau Cemara yang diletakkan di tengah rumput tersebut. Di sekeliling rumput kita taburkan batu alam pipih atau lonjong sebagai pembatas sekaligus menjadi drainase (aliran air). Bisa juga kita memberi tanaman iris kuning sepanjang dinding yang terlihat kosong dan memberi satu pohon sebagai center point.

Ups… ada dua kelemahan dari taman ini, yaitu kesan monoton dari taman (karena hanya sedikit vegetasi dan elemen keras) dan kurang optimalnya pesona yang hadir pada taman ini.

So… Sudah banyak pilihan tema taman yang sudah saya ulas, dan bagaimana menurut Anda tentang gaya taman minimalis ini?

sumber : info taman

5 Tips Membuat Taman di Rumah

5 Tips Membuat Taman di Rumah


Membuat taman merupakan salah satu usaha kita untuk menghadirkan keindahan bagi lingkungan rumah kita. Perencanaan desain taman baik di depan, samping, dan belakang rumah, ternyata bisa kita lakukan sendiri. Tentu pertanyaannya sekarang, bagaimana membuat taman itu? Saya jelaskan beberapa poin yang penting dalam membuat taman.

Tema Taman

Pilihlah tema taman yang sesuai dengan keinginan Anda. Misalnya Anda bisa memilih tema taman gaya Bali, taman gaya tropis, taman gaya minimalis, atau gaya modern. Namun Anda juga harus mempertimbangkan situasi dan kondisi lahan yang Anda punya.

Pemilihan tanaman

Pemilihan vegetasi merupakan poin yang harus diperhatikan. Buatlah beberapa list jenis tanaman yang Anda suka. Belilah sesuai dengan kebutuhan bagi lahan Anda dan tentunya tanaman yang sehat juga menjadi poin yang sangat penting. Saya memiliki rumus untuk menghitung jumlah tanaman (berdasarkan jarak tanam vegetasi) yang ada sebagai berikut:

Jarak Tanam (cm) Jumlah Tanaman (nos/m2)
10 100
15 44.444
20 25
25 16
30 11.111
40 6.25
50 4
60 2.7
75 1.7
100 1

*nos = satuan tanaman (English)

Jadi seperti ini perhitungannya: jika Anda memiliki 2 meter persegi lahan, dan mempunyai tanaman yang mempunyai jarak tanam 30 cm, maka jumlah tanaman yang Anda butuhkan adalah 22.222 (dibulatkan menjadi 22)

Tata Letak

Tata letak tanaman mempengaruhi keindahan dalam merancang taman. Selalu perhatikan komposisi vegetasi seperti rumput (grass), tanaman penutup (groundcover), perdu (shrubs and feature plant), tanaman air (waterplant) dan pohon (tree). Strata vegetasi yang harus diperhatikan seperti ini: Pohon diletakkan sebagai background (area paling belakang), Perdu dan semak diletakkan sebagai midground (area tengah), dan terakhir tanaman penutup atau groundcovers dan rumput diletakkan sebagai foreground (area depan)

Pengolahan Media Tanam

Pengolahan media tanam yang baik dengan pencampuran tanah humus dan pupuk (organik atau non organik) sangat berperan bagi kelangsungan hidup tanaman kita. Penyiraman yang baik juga harus diperhatikan terutama pada pagi dan sore hari. Untuk penyirama jika Anda memiliki dana lebih, Anda bisa beli sprinkler (penyiram air otomatis) yang dapat disetting sesuai keinginan kita.

Drainase

Pada musim hujan bagian ini yang penting diperhatikan. Tanpa drainase kebun atau taman kita bisa banjir. Kenapa? Karena pada dasarnya drainase untuk mengatur aliran air yang sudah tidak terpakai dialihkan ke pembuangan riol (istilahnya got). Tapi ada juga alternatif pembuatan drainase ini dengan pembuatan lubang biopori.

So… bagaimana dengan Anda? Ingin membuat taman sendiri dengan tips ini?

sumber : info taman

Sabtu, 11 September 2010

Tips Membuat Taman Minim Perawatan

Tips Membuat Taman Minim Perawatan


Menghadirkan sebuah taman memang menjadi impian semua orang, termasuk sobat kan? Dengan aneka ragam tema taman yang selalu berkembang bisa sobat wujudkan sesuai dengan yang diinginkan. Namun terkadang ada beberapa kendala dalam segi perawatan taman. Ini ditujukan pada sobat yang memiliki sedikit waktu luang atau memang (maaf) malas untuk berhubungan langsung dengan taman. Bagi yang hobbi dengan bertaman tentu saja ini bukan halangan berarti, namun tips ini juga dapat diterapkan.

Ada beberapa pertanyaan seperti;

“Mas kalau bikin taman kering itu seperti apa sih? Apa hanya memanfaatkan tanaman-tanaman kering saja alias imitasi, atau menggunakan tanaman yang tahan hidup di area yang kering dan jarang disiram?”.

Tips berikut ini semoga menjadi jawaban untuk pertanyaan tentang di atas.

Peletakan Elemen Batuan

Batu-kerikil-dan-stepping-stoneUpaya dalam menghadirkan kecantikan sebuah taman, tidak harus dengan vegetasi yang beraneka ragam. Peletakan elemen keras seperti batuan alam dan kerikil, juga sangat baik untuk memperindah taman sekaligus meminimalisir perawatan pada taman tersebut. Perpaduan antara batu dan kerikil bisa kita gunakan sebagai batasan antara area tanaman dan area rumah. Kita juga dapat membuat akses taman dengan jalan setapak, dengan memadukan batu dan kerikil serta stepping stone.

Tapi peletakan ini bukan serta merta kita hanya meletakkannya saja, karena biasanya rumput liar akan tumbuh di sekitar kerikil tersebut. Maka dari itu kita harus melakukan pekerjaan awal untuk sebuah peletakan batu, kerikil dan jalan setapak. Siapkan weeding block yang diletakkan di atas permukaan tanah dalam. Sobat lanskap bisa membelinya di toko yang menjual tanaman atau bisa di toko bangunan. Setelah weeding block tersebut dipasang, lapisi dengan plastik dan kemudian taburkan kerikil dan batu serta letakkan stepping stone sesuai dengan kebutuhan. Nah, dengan tambahan plastik dan weeding block itulah yang mengurangi pertumbuhan rumput liar.

Vegetasi Low Maintenance

border-tanamanPilihlah tanaman yang cocok untuk daerah atau lingkungan rumah sobat lanskap. Maksudnya, tanaman yang cocok dengan lingkungannya akan tumbuh dengan sehat dan ini yang menjadikan tanaman tersebut lebih minim dalam segi perawatan. Pilihan terhadap tanaman yang tahan dalam kondisi kering seperti aloevera, adenium (kamboja jepang), dan masih banyak lagi. Sebagai border (pembatas), pilihlah tanaman seperti iris kuning (Neomarica gracillis) atau teh-tehan. Dan untuk penutup tanah, sobat bisa menggunakan rumput gajah mini (Axonophus compressus).

Tanamlah rumput

Tanam-RumputWhat? Hanya rumput? Tentu saja tidak. Ini dimaksudkan karena rumput sangat mudah dalam segi perawatan. Tapi tunggu dulu, rumput yang saya maksud di sini bukan rumput paspalum atau rumput bermuda (yang digunakan pada lapangan golf) lho. Rumput seperti Axonophus compressus, rumput mutiara, Zoysya japonica (rumput jepang) adalah beberapa jenis yang sangat umum digunakan. Saya juga telah membahas tips menanam rumput pada tulisan sebelumnya.

Buat desain sesuai keinginan sobat lanskap, seperti bentuk persegi, bulat, oval, atau bentu yang menyesuaikan lahan. Percantik dengan kehadiran batu dan kerikil sebagai border antara area rumput dan area vegetasi lainnya atau area teras. Cukup mudah kan?

Pot Tanaman

Pot-TanamanBagi sobat pecinta pot tanaman atau suka dengan tanaman yang biasanya ditanam di dalam pot, tips ini bisa diterapkan di rumah. Pot tanaman memang sangat mungkin dilakukan karena tidak membutuhkan ruang yang besar. Pot juga membuat minim perawatan serta pilihan tanaman yang sesuai memperindah kehadiran pot tersebut. jangan takut untuk memilih tanaman yang bisa tumbuh besar, karena kita bisa memangkas ranting dan daunnya. Karena pemangkasan tersebut bisa menghambat pertumbuhan akarnya.

Sobat juga dapat bereksplorasi dalam pot ini. Karena mudah memindahkannya, jadi bila sobat merasa bosan dengan letak di sudut itu maka pindahkan ke sudut lainnya. Pemilihan dan peletakan besar kecilnya pot juga bisa diterapkan sesuai dengan keinginan. Misal untuk pot yang berukuran kecil kita letakkan di jendela, dan ukuran yang agak besar kita letakkan di sudut ruang tamu, sudut pintu masuk utama, sudut tangga, atau di sudut manapun yang disuka.

sumber : info taman

Jumat, 03 September 2010

Pizza dari Tomat Ungu

Pizza dari Tomat Ungu

Pizza – Tomat Ungu
purple_tomatoKabar terbaru dari dunia tanaman. Para ilmuwan telah berhasil mengembangkan tomat berwarna ungu untuk menggalakkan ketersediaan makanan lezat dan sehat. Tomat tersebut merupakan hasil perpaduan dua gen yang diambil dari tanaman bunga yang bernama snapdragon atau dengan nama latin “Antirrhinum Majus”

Tanaman tersebut menghasilkan enzim yang disebut anthocyanin yang berwarna ungu. Enzim tersebut serupa dengan yang dihasilkan oleh blackberry serta cranberry.

Sebuah penelitian menunjukan bahwa enzim tersebut dapat mencegah kanker, penyakit cardio vaskuler dan degenerative, serta mampu mengurangi resiko obesitas dan diabetes. Penelitian ini telah dipublikasikan oleh “London based Nature Publising Group” minggu lalu.

Cathie martin adalah seorang peneliti dari Norwich, menyatakan bahwa rahasia dari tomat ungu adalah kemampuan buah tersebut untuk menjadikan diet yang sehat.

20tahun yang lalu, institute kanker Amerika Serikat telah menganjurkan setiap orang amerika agar setidaknya makan 5 porsi buah dan sayur setiap hari. Namun program ini menemui kegagalan, dan hingga kini hanya seperempat orang dinegri paman sam yang melakukannya.

Menurut Martin penyebab kegagalannya adalah karena orang AS sebagian besar lebih terbiasa menyantap makanan siap saji daripada sengaja mencari makanan yang sehat dan segar.

Guna mengatasi hal ini, para ilmuwan telah memikirkan bagaimana cara agar para penikmat fasfood berkeingan untuk menyantap tomat ungu tersebut. Maka muncullah ide untuk mengolah tomat ungu tersebut menjadi berbagai makanan dan salah satunya Pizza.

Tentu saja dengan pengaruh enzim yang cukup tinggi maka pizza yang dihasilkan akan berwarna ungu. Makanan ini akan menjadi salah satu primadona bagi para penikmat makanan sehat. Selain memiliki gizi yang tinggi, pizza berwarna ungu ini juga cukup nikmat untuk disantap.

sumber : dunia tanaman

Tanaman parasit

Tanaman parasit

tanaman_parasitDalam merawat tanaman jenis apapun, hendaknya perlu diperhatikan pemeliharaannya. Selain pemberian pupuk dan penyiraman regular, perawatan tanaman hendaknya perlu memperhatikan timbulnya tanaman pengganggu yang lazim disebut tanaman parasit.

Tanaman parasit dapat mengganggu pertumbuhan tanaman induk karena tanaman parasit menyerap mineral dan zat-zat yang dibutuhkan oleh tanaman induk untuk dirinya sendiri yang kemudian menyebabkan tanaman induk tidak mendapatkan zat-zat penting tersebut. Bila dibiarkan maka dapat membinasakan tanaman induk.

Tanaman parasit berasal dari benih yang terbawa oleh binatang seperti burung, serangga atau binatang lainnya serta angin. Tanaman yang termasuk tanaman parasit adalah benalu, jamur, gulma dan lain-lain. Biasanya tumbuh di sekitar atau di tubuh tanaman induk. Tanaman-tanaman tersebut dapat dibasmi dengan menggunakan pestisida sedangkan untuk serangga yang mengganggu pertumbuhan tanaman induk dapat menggunakan insektisida.

Namun perlu diperhatikan bahwa penggunaan pestisida harus secukupnya karena juga dapat meracuni tumbuhan induk. Untuk tanaman pangan penggunaan pestisida yang berlebihan juga tidak baik dan dapat menempel pada tanaman tersebut dan bila tidak dicuci dengan benar dan bersih, pestisida tersebut masih menempel di makanan dan masuk ke dalam tubuh. Pestisida yang tidak sengaja dikonsumsi dapat menjadi racun bagi tubuh. Dan bila tertahan cukup banyak dapat menyebabkan kanker dan penyakit mematikan lainnya.

Jadi, sebaiknya cuci sayur mayur dan buah hingga benar-benar bersih dan perhatikan cara memasak yang benar supaya pestisida yang tertempel di permukaan bahan makanan tersebut dapat benar-benar hilang. Alternatif lainnya adalah dengan mengkonsumsi makanan organik yang tidak menggunakan pestisida.

Tanaman organik menggunakan pembunuh tanaman parasit yang alami dan pupuk organik yang alami dan tidak berbahaya. Bahan makanan organic sebenarnya sangat disarankan namun sayang harganya cukup mahal dan masih belum terjangkau oleh kebanyakan masyarakat Indonesia.

sumber :dunia tanaman

Jenis Penyakit Tanaman

Jenis Penyakit Tanaman

Banyak sekali penyakit yang dapat mengenai tanaman. Ilmu yang mempelajari penyakit tanaman disebut fitopatologi yang mempelajari tentang proses perkembangan penyakit-penyakit pada tanaman, serta cara menanggulangi penyakit tanaman tersebut.

Penyakit yang sering menjangkiti tanaman adalah jamur yang berkembang biak melalui pengeluaran spora yang tersebar melalui media udara, air serta tanah. Jamur ini biasanya berwarna putih dan dapat ditanggulangi dengan fungisida. Penyakit yang timbul juga dapat berasal dari protozoa serta bakteri. Penyebaran protozoa adalah sebagai zoospore yang tahan hidup dalam waktu yang lama di dalam tanah selama bertahun-tahun.

Sedangkan bakteri sebenarnya hidup dalam tanaman yang tidak begitu berbahaya dan hanya sebagian kecil dari mereka yang mengakibatkan penyakit terutama di daerah subtropis dan tropis. Selain itu penyakit pada tanaman juga dapat disebabkan oleh virus yang tersebar melalui perantara seperti serangga.

Gangguan penyakit oleh virus dan protozoa dapat dihilangkan dengan penggunaan pestisida. Penyakit pada tumbuhan sering juga diakibatkan oleh datangnya hewan pengganggu seperti wereng, belalang, dan berbagai jenis serangga lainnya. Gangguan ini dapat dihilangkan dengan penggunaan insektisida.

sumber : dunia tanaman

Kaki Pot Memperindah Penampilan Tanaman

Kaki Pot Memperindah Penampilan Tanaman

POT tanaman hias dan bunga akan tampak indah penampilannya apabila diberi kaki. Pot bunga dan tanaman hias yang berkaki ini akan menambah dekorasi sebuah ruangan tamu atau teras rumah.

UNTUK memasang kaki pot, diperlukan kemampuan tersendiri untuk memilih kaki pot agar selaras dengan pot berisi tanaman hias dan bunga mawar atau anggrek yang akan diberi kaki. Pot berkaki akan tampak lebih indah penampilannya.

Hal itu, misalnya, dilakukan Ny Marlina (50). Warga yang tinggal di sebuah perumahan di Kelurahan Cipaku, Bogor Selatan, Kota Bogor, itu menata ruang tamunya dengan menempatkan pot tanaman hias dengan kaki pot jangkung (ukuran 80 cm) di sudut ruang kosong.

Pot tanaman hias berkaki jangkung itu menambah sudut ruangan sekitar menjadi enak dipandang. Selanjutnya, sebuah pot kecil berisi tanaman hias diletakkan pada kaki pot yang berbentuk sepeda ukuran kecil di atas meja. Kaki pot berbentuk sepeda dengan menopang pot kecil berisi tanaman hias ini menjadi hiasan meja.

Kemudian, pot berisi tanaman suplir dan tanaman lainnya juga diberi kaki pot, diletakkan di teras rumah di bawah jendela. Selain memperindah penampilan pot, kaki pot juga berfungsi mengikat pot agar lebih kokoh. Pemasangan kaki pada pot ini juga dimaksudkan agar air yang merembes dari bawah pot seusai disiram tidak membasahi lantai. Sebab, di bagian bawah kaki pot ini dibuatkan tempat tatakan piring cekung untuk menampung rembesan air.

“Selain itu, tak membutuhkan tenaga untuk memindahkan pot tanaman karena tak usah diangkat, cukup digeser saja, kalau ingin membersihkan,” kata Ny Marlina.

Ny Marlina membeli kaki pot dari temannya, Ny Sianiwati, perajin pemula bidang kaki pot dengan harga relatif murah. Dari ukuran kecil seharga Rp 10.000 per buah, menengah Rp 25.000 per buah, sampai Rp 50.000 per buah untuk kaki pot jangkung ukuran 100 cm.

KAKI pot buatan Ny Sianiwati, yang juga tinggal di daerah Cipaku, dibuat dengan bahan kawat sampai besi beton berukuran 10 milimeter. Aneka bentuk kaki pot dibuat sesuai selera konsumen. Kaki pot tersebut dilapisi bubuk plastik dengan warna hitam sehingga tahan karat. Kaki pot berwarna hitam yang banyak diproduksi sesuai dengan keinginan konsumen.

Aneka macam kaki pot banyak dijual penjual tanaman hias di Jakarta, Bogor, dan daerah lainnya. Harganya tergantung dari ukurannya dan kualitas produknya.

Pot berkaki dapat ditempatkan di mana saja, kapan saja anda suka, untuk memperindah ruangan atau teras rumah.

Meski demikian, diperlukan kejelian menata ruangan dengan pot tanaman hias yang berkaki. Pilih jenis tanaman hias dan pilih kaki pot yang sesuai. Untuk tanaman hias, belilah sebatas kemampuan untuk menghias ruangan taman atau teras. Tak perlu membeli tanaman hias yang mahal harganya. Sebab, tanaman hias yang murah harganya tetap memukau. Ia tak kalah menarik dan menawan dengan yang mahal harganya bila ditata dengan apik. Meski demikian, jangan asal memasang kaki pot. Sebab, kalau sembarangan memasang kaki pot, kenyamanan dan keindahannya tak akan bisa dinikmati. (PUN)

Sumber : Kompas

Rabu, 01 September 2010

Terarium Seni Taman dalam Kaca

Terarium Seni Taman  dalam Kaca


Keterbatasan lahan bukanlah halangan untuk memelihara dan mendapatkan kesenangan dari tanaman hias. Terarium atau vivarium menjadi solusinya. Terarium mampu menghadirkan nilai artistik tersendiri dalam botol kaca, yang tidak dapat ditemui pada tanaman yang sekedar diletakkan pada rak susun, dalam pot atau bahkan taman yang luas.


Apa itu Terarium (terrarium)

Terarium atau vivarium adalah media atau wadah yang terbuat dari kaca atau plastik transparan berisi tanaman, yang diperuntukkan bagi beragam kebutuhan, seperti untuk penelitian, metode bercocok tanam maupun dekorasi. Dapat dikatakan bahwa terarium merupakan biosfer buatan yang paling alami karena fungsi biologis yang terjadi dalam terarium pun mirip dengan yang terjadi di alam. Sehingga terarium dapat juga dijadikan laboratorium biologi mini.

Terarium akan menampilkan taman miniatur dalam media kaca. Terarium dapat mensimulasikan kondisi di alam yang sebenarnya dalam media kaca tersebut. Misalnya terarim dapat mensimulasikan ekosistem gurun, ekosistem padang pasir, ekosistem hutan hujan tropis maupun lainnya.

Pertama kali terarium diperkenalkan di Inggris. Diawali dengan rumah kaca mini di Kerajaan Inggris dan kaum bangsawan kemudian terarium menjadi terkenal di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Terarium yang saat ini tersedia, dapat dibagi menjadi 3 kategori yaitu:

  • Terarium Udara Terbuka, yaitu terarium dengan bagian atas terbuka atau tidak tertutup. Untuk membuat miniatur tanaman, media seperti ini yang paling mudah digunakan dan dirawat. Anda bahkan dapat membuat dekorasi tanaman dalam terarium jenis ini dalam waktu yang sangat singkat.
  • Terarium Tertutup, yaitu terarium dengan kondisi tertutup rapat di semua bagian. Tujuannya untuk membuat biosfer yang unik di dalam terarium tersebut. Terarium ini yang paling sulit untuk dibuat dan dirawat. Lebih banyak tantangan dalam membuat terarium jenis ini. Beberapa faktor yang harus menjadi perhatian khusus untuk terarium tertutup adalah masalah jumlah air dan pencahayaan yang tepat. Terarium jenis ini biasanya memiliki bagian atas yang kecil untuk meletakkan tanaman dan material lainnya di dalam terarium. Tentu ini bisa menjadi tantangan tersendiri.
  • Terarium Binatang, seperti namanya, terarium jenis ini digunakan untuk meletakkan binatang kecil untuk dipajang. Misalnya kadal, iguana, katak, kura-kura kecil atau ular. Tujuannya untuk menampilkan tiruan dari dunia fauna yang sebenarnya di alam bebas dengan memindahkannya ke media kaca yang menarik.

Jenis Tanaman Terarium

Mengingat terarium merupakan media kaca yang ukurannya terbatas dan memiliki biosfer yang unik, maka pemilihan tanaman yang diletakkan di dalam terarium juga haruslah tepat. Beberapa tanaman yang biasa digunakan dalam terarium antara lain sansiviera, kaktus, sukulen dan bromelia.

Cara Membuat Terarium

Sebagai langkah awal, Anda dapat mempersiapkan beberapa media tanam maupun material untuk dekorasi. Beberapa media yang diperlukan antara lain (dari urutan teratas):

  • Pasir zeolit
  • Tanah humus
  • Spagnum moss
  • Arang
  • Bebatuan dan pasir

Kemudian siapkan peralatan yang akan digunakan untuk membuat taman miniatur dalam terarium. Peralatan yang digunakan relatif mudah didapat dan murah, antara lain:

  • Untuk terarium, Anda dapat menggunakan akuarium ikan yang kecil, mangkuk kaca besar, kotak kaca, botol kaca atau toples
  • Skop mini untuk bercocok tanam atau sendok
  • Penjepit (pin Set) atau sumpit
  • Gunting
  • Corong plastik atau corong kertas buatan
  • Penyemprot tanaman (sprayer)
  • Ceret penyiraman
  • Kain kasa
  • Kuas

Setelah semua persiapan selesai, tiba saatnya membuat terarium. Cara membuat terarium adalah sebagai berikut:

  • Cuci media kaca dengan air panas dan bersabun. Bilas media kaca lalu keringkan.
  • Buat lapisan batu atau pasir atau media lainnya di bagian bawah dengan tebal kira-kira 2-3 cm.
  • Tambahkan arang dengan ketebalan 1-2 cm.
  • Dengan sendok ataupun skop mini, tambahkan lapisan media seperti tanah humus setebal 5-8 cm. Buat sedikit gundukan untuk memperindah. Jika Anda menggunakan akurium, Anda dapat meninggikan gundukan di salah satu sisi sebagai latar belakang.
  • Gali lubang kecil pada lapisan tanah tersebut untuk akar tanaman
  • Ambil tanaman yang cocok, lalu bersihkan bagian akarnya dari sisa-sisa tanah. Potong daun yang rusak. Letakkan tanaman pada lubang kecil yang telah digali dan tutupi akarnya dengan tanah.
  • Jika Anda menggunakan akuarium atau kotak kaca yang lebih besar, Anda dapat meletakkan beberapa tanaman dalam satu terarium tersebut. Letakkan tanaman yang lebih besar di bagian belakang.
  • Basahi tanah, namun jangan menyiram secara berlebihan. Cukup basahi hingga tanah menjadi lembab.
  • Anda dapat mempercantik terarium tersebut dengan menambahkan batu, miniatur taman, bahkan binatang kecil.
  • Letakkan terarium Anda pada lokasi yang tidak terkena sinar matahari secara langsung.
  • Basahi tanah jika sudah mulai terlihat kering. Misalnya untuk tanaman sukulen, Anda dapat menyiram setiap 5 hari sekali. Untuk tanaman jenis lainnya yang tidak membutuhkan banyak air, Anda dapat menyiramnya seminggu sekali.

Teknik Perawatan Terarium

Info Buku Terarium

TerariumSebuah buku dengan judul "Art of Terrarium" yang ditulis oleh Feri Sulianta tampaknya cocok untuk anda yang tertarik dan berminat untuk mempelajari lebih dalam perihal Terarium.

Buku ini mengetengahkan semuanya, dari peralatan yang diperlukan untuk membuat terarium, media, ornamen dan desainnya.


Judul Buku: Art of Terrarium
Edisi: Pertama - New Release (2009)
Penulis: Feri Sulianta
Penerbit: Lily Publisher

Terarium dapat diletakkan dalam ruangan dalam jangka waktu lama tanpa harus terkena sinar matahari, dengan mengganti cahaya matahari dengan lampu khusus. Anda dapat meletakkan terarium di dalam rumah, dalam rak pajangan Anda, di kantor maupun galeri. Ini akan menambah keunikan dekorasi ruangan dan juga menambah koleksi tanaman indoor dalam ruangan Anda.

Meskipun mudah, tanpa teknik dan media yang seksama, terarium tidak dapat bertahan lama. Tanpa teknik perawatan terarium yang tepat, tanaman akan merana karena rusaknya siklus air.

Siramlah tanaman atau media tanah dengan air ketika mulai terlihat kering. Secara rutin lakukan penyiraman setiap seminggu sekali atau kurang jika diperlukan. Potong daun yang mulai rusak agar tanaman dalam terarium tetap indah.

Lokasi tanaman juga patut diperhatikan. Jangan letakkan di daerah yang terkena sinar matahari secara langsung karena dapat membuat kondisi tanah cepat kering.

Jika Anda juga meletakkan binatang kecil di dalam terarium, bersihkan bagian dalam terarium dari kotoran hewan dan sisa makanan. Dengan demikian terarium Anda akan tetap terlihat menarik.

Sungguh unik! Miniatur hutan hujan tropis, ekosistem gurun, kebun sayur dan lain sebagainya hanya dimungkinkan dengan terarium.

sumber: kumpulan info

Sansevieria Pembersih Polutan

Sansevieria  Pembersih Polutan
Sansivieria merupakan salah satu tanaman yang bisa menyerap polutan.


Nama sansevieria belakangan muncul sebagai tanaman hias yang disukai. Tanaman yang juga dikenal sebagai lidah mertua ini digemari karena berbagai daya tarik yang dimilikinya. Apa saja daya tariknya sehingga tanaman ini menjadi disukai?

Salah satu daya tariknya adalah tanaman ini berfungsi sebagai tanaman penghisap polutan. Ibu-ibu tentu menyukai hal ini karena mereka bertanggung jawab pada kesehatan anggota keluarga. Kita mungkin sering melihat tanaman ini di pinggir jalan. Dengan daunnya yang panjang dan tegak, sansevieria terbukti mampu menyerap polutan terutama asap rokok. Bila kita kedatangan tamu yang merokok atau ada keluarga yang merokok maka asap rokok yang ada dapat diserap oleh tanaman ini sehingga baunya menjadi cepat hilang.

Perawatan tanaman ini sangat mudah. Tidak diperlukan air atau pupuk secara berlebihan, sehingga kita tidak dibuat repot dibuatnya. Tanaman ini mampu hidup walaupun beberapa hari tidak disiram. Hanya untuk penggunaan air, sansevieria lebih menyukai media kering sehingga harus dilindungi dari air yang berlebihan saat hujan atau saat penyiraman. Sanseviria dapat hidup dalam tempat yang banyak cahaya atau dalam ruangan yang intensitas cahayanya kurang. Itu sebabnya, tanaman ini dapat diletakkan di dalam atau di luar ruangan.

Jenisnya yang beraneka ragam telah membuat para penggemarnya berkeinginan untuk mengoleksi. Bentuk daunnya ada yang kecil ada pula yang sangat besar atau ada pula yang daunnya melengkung atau ada yang menyerupai pagoda. Corak daunnya juga bermacam-macam. Ada yang berwarna hijau, atau ada yang berbintik hitam atau ada pula yang bercampur dengan warna kuning pada pinggir daun. Ini semua membuat sansevieria menjadi tanaman hias yang pantas menghiasi taman Anda.

sumber: kumpulan info

Rabu, 25 Agustus 2010

Segarkan Rumah dengan Taman

Tips Membuat Taman


Segarkan Rumah dengan  Taman
Taman yang indah bisa menambah keindahan dan kenyamanan rumah Anda.


Kehadiran taman dalam rumah dapat menjadi tempat bersantai bagi penghuni rumah. Taman dapat membuat sebuah rumah tampak lebih sejuk, indah dan nyaman. Terlebih lagi di daerah perkotaan yang marak dengan pembangunan rumah atau gedung, semakin sedikit daerah hijau yang masih ada. Ditambah dengan tingkat kesibukan yang tinggi dan polusi udara dari asap kendaraan pada daerah perkotaan akan membuat kehadiran taman di rumah sebagai oasis untuk melepaskan lelah setiap hari. Apa saja yang harus diperhatikan ketika akan membuat taman?

Dalam membuat sebuah taman, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar taman yang tercipta terlihat indah dan teratur. Berikut ini beberapa hal yang harus diperhatikan saat Anda akan membuat taman.

Tentukan Tema Taman

Sebelum menentukan jenis tanaman yang akan dibeli, Anda harus menentukan tema keseluruhan taman. Tema taman yang dapat dipilih misalnya taman dengan tema Bali, Paris, Jepang, tropis, minimalis atau tema lainnya.

Tema yang dipilih sebaiknya disesuaikan dengan luas lahan taman. Jika luas tidak terlalu besar, sebaiknya dipilih tema yang lebih sederhana, misalnya tema minimalis yang sedikit detail pada desainnya. Setelah tema ditentukan, Anda dapat memilih tanaman-tanaman, bunga atau ornamen lainnya yang mendukung tema taman.

Persiapkan Instalasi Taman dan Lahan

Pada awal pembuatan taman, jangan lupakan untuk membuat instalasi terlebih dahulu. Instalasi dan penempatan posisi listrik dan air harus diperhatikan agar ada pada tempat yang aman dan tidak mengganggu aktivitas saat berada di taman. Instalasi listrik dan air khususnya perlu mendapat perhatian apabila Anda berniat untuk membuat sebuah kolam dengan pancuran air.

Yang tidak boleh ketinggalan untuk dipersiapkan adalah persiapan lahan. Sebagai media tanam, lahan yang akan dijadikan taman harus dibersihkan dari tanaman pengganggu atau gulma. Tanah juga perlu digemburkan dan dipupuk agar tanaman bisa tumbuh subur.

Ciptakan Harmonisasi Tanaman

Agar terlihat menarik, pilih tanaman yang bervariasi. Pilih tanaman yang berbeda ukuran, jenis, atau warna sehingga taman tidak monoton. Warna pada tanaman bisa didapat dari warna bunga atau warna daunnya. Tetapi, penting untuk tetap memperhatikan keserasian taman agar taman terlihat rapi dan menarik. Keserasian taman akan tercipta dengan menentukan tanaman yang akan ditanam dan posisinya.

Tanaman secara umum terbagi atas pohon yang berukuran tinggi, semak atau perdu yang lebih rendah, rumput-rumputan dan tanaman penutup tanah. Biasanya, pohon diletakkan di bagian belakang, disusul dengan tanaman perdu kemudian penanaman rumput-rumputan dan tanaman penutup tanah pada bagian depan. Atau untuk desain taman terpusat, pohon diletakkan pada bagian tengah, disusul dengan tanaman perdu yang mengitarinya dan tanaman yang lebih rendah yaitu rumput-rumputan di bagian terluar. Harmonisasi tanaman penting untuk keindahan dan kerapian taman.

Pemilihan Material Taman

Taman tidak hanya terdiri dari tanaman saja. Taman yang indah perlu juga didukung oleh benda-benda keras seperti pot tanaman, kolam, batu-batuan, pasir, atau benda pendukung lainnya Bagian pendukung ini disebut sebagai hardscape yang akan memberi kesan lebih dalam pada taman. Sedangkan tanaman sendiri disebut sebagai softscape.

Anda perlu menyesuaikan hardscape apa saja yang akan digunakan dan seberapa banyak. Ini berkaitan dengan desain taman. Anda juga bisa menambahkan kursi taman, ayunan atau hal lain untuk menambah kenyamanan saat berada di taman. Setelah menentukan model taman, penggunaan softscape dan hardscape akan lebih mudah ditentukan.

Pemilihan Tanaman

Agar tanaman dapat tumbuh dengan baik, harus disesuaikan dengan keadaan dan kondisi lahan taman sendiri. Apakah tempat yang akan dijadikan tanaman akan banyak terkena matahari atau tidak? Sesuaikan juga dengan kondisi lingkungan. Apakah rumah Anda berada di daerah yang sejuk atau panas? Jika taman akan banyak terkena sinar matahari, maka dapat dipilih tanaman-tanaman yang kuat terhadap sinar matahari karena jika tanaman cocok akan menyebabkan tanaman tidak berkembang atau mati. Berdasarkan kondisi taman, Anda dapat menentukan jenis tanaman apa saja yang akan menghuni taman Anda.

Pencahayaan

Untuk menambah keindahan taman, tambahan pencahayaan yang baik pada taman menjadi hal yang diperlukan. Misalnya dengan memasang lampu taman atau lampu sorot taman yang mengeksploitasi suatu tanaman sebagai fokusnya. Lampu-lampu ini sangat berperan pada malam hari,sehingga pada malam hari Anda tetap dapat menikmati keindahan taman Anda dengan suasana yang romantis. Selain itu, kehadiran lampu taman dengan berbagai model akan menjadi aksesoris pemanis taman Anda.

Kehadiran taman dapat menjadi hal yang penting terutama di tengah issue pemanasan global. Taman dapat membantu mengurangi polusi udara, mengurangi panas dan meningkatkan persediaan oksigen sehingga Anda dapat menikmati udara yang segar. Jika terawat dengan baik, Anda juga akan dimanjakan pemandangan yang indah di rumah sendiri. Menghabiskan waktu di taman tentu akan menyenangkan.

sumber : kumpulan info


Lidah Buaya untuk Cantik dan Sehat

Lidah Buaya  untuk Cantik dan Sehat
Aloe Vera / Lidah Buaya
Dalam artikel ini:

Di Indonesia, tanaman ini mendapat nama yang cukup menyeramkan. Tanaman yang juga dikenal dengan nama aloe vera ini memiliki sedikit duri pada sisi daunnya memang memiliki daun yang tampak menyeramkan, bahkan dihubungkan dengan reptil yang mengerikan. Tetapi, dibalik namanya dan rupanya yang kurang menawan, lidah buaya mempunyai banyak manfaat, baik untuk kesehatan maupun untuk kecantikan.

Khasiat dari lidah buaya untuk pengobatan dan kecantikan sudah dikenal sejak zaman Mesir kuno ribuan tahun lalu. Bahkan, ratu Cleopatra yang terkenal dengan kecantikannya dipercaya menggunakan tanaman ini agar tetap terlihat cantik. Daun lidah buaya yang sudah besar, umumnya memiliki panjang sekitar 30 cm. Di dalam daun ini terdapat daging yang berlendir, bagian inilah yang kaya manfaat bagi manusia. Semakin tua daun lidah buaya, maka semakin banyak kandungan bermanfaat yang dimilikinya. Ingin tahu apa saja manfaat lidah buaya?

Cantik dengan Aloe Vera

Lidah buaya terkenal untuk membuat rambut menjadi lembut sehingga rambut menjadi indah. Mungkin manfaat ini sudah kita dengar sejak kecil, kita sering dianjurkan menggunakan lidah buaya agar rambut indah. Itulah sebabnya banyak shampo yang menggunakan ekstrak lidah buaya dalam produknya. Manfaat ini didapat dari kandungan glyco protein. Bila Anda memiliki tanaman ini di rumah, Anda dapat memanfaatkannya dengan cara mengupas kulitnya kemudian menggosokkan bagian dagingnya ke kulit kepala dan rambut agar rambut menjadi subur dan indah.

Lignin merupakan kandungan yang terdapat di dalam daun lidah buaya yang berguna untuk menjaga kelembapan kulit sehingga kulit tidak menjadi kering dan terjaga elastisitasnya, juga bermanfaat untuk mencegah terjadinya alergi kulit pada pemakainya. Ditambah dengan kandungan antrakuinon dan asam amino yang akan sangat berguna bagi kulit karena membantu kulit untuk segera memperbarui diri untuk menghasilkan sel-sel baru dan dapat menghilangkan sel kulit mati. Daging dari daun lidah buaya ini juga memiliki tingkat keasaman yang sama dengan yang dimiliki manusia dan mampu meresap dengan baik ke dalam tubuh juga memiliki kandungan saponin yang dapat berfungsi sebagai anti bakteri dan anti jamur. Penggunaan secara teratur dapat membuat kulit Anda sehat dan tampak cantik berseri. Anda juga dapat memanfaatkan aloe vera sebagai masker wajah, karena juga mengandung antioksidan yang mencegah penuaan dini.

Efek dingin dari jelly lidah buaya dapat menjadi pertolongan pertama saat Anda menderita luka bakar atau tersiram air panas. Dapat pula dimanfaatkan untuk kulit yang perih akibat sengatan matahari yang berlebih. Cukup tempelkan daging lidah buaya pada daerah yang terluka. Rasa dingin yang dihasilkan dari lidah buaya akan membantu proses penyembuhan.

Sehat dengan Lidah Buaya

Saat ini sudah banyak minuman yang dibuat dengan memanfaatkan aloe vera atau lidah buaya karena tanaman ini juga memiliki kegunaan untuk pengobatan. Daging dari lidah buaya mampu mengatasi panas dalam yang dapat mengakibatkan bisul atau radang tenggorokan. Manfaat lain di bidang kesehatan adalah dapat menurunkan kolesterol. Anda dapat meminumnya dengan cara dijus atau direbus. Sebaiknya, segera olah daging dari lidah buaya setelah dikupas, karena bila dibiarkan di udara terbuka akan menyebabkannya teroksidasi sehingga berkurang khasiatnya dan daging akan menjadi berwarna coklat.

Meminum atau memakan daging daun aloe vera atau lidah buaya juga akan memberi manfaat untuk kecantikan. Lidah buaya juga dapat dijadikan minuman yang menyegarkan dengan menambahkan air gula atau madu ditambah es batu. Penggunaan aloe vera atau lidah buaya untuk kecantikan dapat Anda nikmati dengan membeli kosmetik atau minuman dalam kemasan yang ada di toko atau supermarket.

Tetapi, bagi Anda yang ingin mencoba khasiatnya secara tradisional, cobalah untuk menjadikan tanaman ini sebagai salah satu koleksi apotek hidup di rumah Anda. Tanaman ini mudah tumbuh dan tidak perlu perawatan yang repot. Bahkan, tanaman ini dapat menutup pori-pori daunnya dengan rapat sehinga dapat hidup lama tanpa disiram. Memang, lidah buaya adalah salah satu cara tradisional untuk manfaat sehat dan cantik sekaligus bagi Anda.

sumber : kumpulan info

Tanaman Pengusir Nyamuk

Gunakan Tanaman  Pengusir Nyamuk

Zodia

Tanaman ini memiliki daun pipih panjang berwarna hijau kekuningan. Merupakan tanaman yang berasal dari Papua. Zat evodiamine dan rutaecarpine yang terkandung tanaman ini tidak disukai nyamuk. Aroma wangi akan tercium saat tertiup angin. Wangi tersebut tidak disukai nyamuk.

Lavender

Bunga tanaman ini berwarna ungu. Bunganya yang harum menyebabkan nyamuk tidak mau mendekat. Bunga lavender ini sudah dikenal dan umum dipakai dalam pembuatan lotion pengusir nyamuk. Bila ingin menggunakan bunga ini agar kulit kita tidak digigit nyamuk adalah dengan menggosok-gosokan bunganya pada kulit kita.

Geranium

Bunganya memiliki banyak variasi warna dengan kelopak bunga bertumpuk. Geranium mengandung geraniol dan sitronelol yang menyebabkan nyamuk tidak mau mendekat. Cara memanfaatkan tanaman ini adalah dengan ditempatkan di tempat yang terkena tiupan angin, karena aroma geranium akan tercium bila daunnya saling bergesekan.

Serai

Serai telah dikenal sebagai salah satu bahan yang sering digunakan sebagai bumbu masak, tetapi ada manfaat lain yang tidak kalah penting yaitu sebagai tanaman pengusir nyamuk. Tanaman yang termasuk bangsa rumput-rumputan ini tidak disukai nyamuk karena adanya zat geraniol dan sitronelal. Ekstrak serai juga telah dimanfaatkan dalam pembuatan lotion pengusir nyamuk dengan aromanya yang khas.

Rosemary

Daunnya berbentuk jarum dan memiliki bunga ungu kecil. Dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk dengan menggosok-gosokan daunnya ke kulit kita.Aroma yang dihasilkan mirip seperti aroma minyak kayu putih. Aroma ini dapat mengacaukan penciuman dan nyamuk.

sumber : kumpulan info

Manfaat Berkebun

Manfaat Berkebun


Gunakan Tanaman  Pengusir Nyamuk

Apa saja manfaat yang bisa diperoleh dengan berkebun? Berikut ini beberapa manfaat saat berkebun selain sebagai suatu hobi yang menyenangkan.

  • Berdampak positif untuk kesehatan

    Berkebun sama seperti sedang melakukan olahraga membakar kalori sehingga baik untuk kesehatan tubuh. Saat berkebun, Anda akan melakukan kegiatan seperti memotong rumput, memangkas tanaman, merapikan pot, menanam bunga dan tanaman, memberi pupuk serta menyiram tanaman. Kegiatan berkebun akan membakar antara 280 kalori hingga 380 kalori per jam. Jumlah kalori yang terbakar ini sama dengan kegiatan seks selama 3 jam atau setara dengan jogging atau berlari selama 30 menit atau berlari dengan jarak 2,5 km. Bahkan kegiatan berkebun mampu membakar kalori lebih banyak daripada bersepeda. Berkebun setara dengan berolahraga di gym yang akan menghabiskan banyak uang. Selain itu, kegiatan ini sangat menunjang kesehatan fisik dan psikis.

    Kegiatan berkebun juga bermanfaat untuk kesehatan pria, khususnya dalam urusan seks. Berkebun bisa mengatasi masalah impotensi atau disfungsi ereksi bagi pria. Dengan berkebun untuk pria, akan menurunkan risiko impotensi.
  • Menurunkan tingkat stres

    Berkebun juga mampu menurunkan tingkat stres seseorang. Setelah menyelesaikan hari atau minggu yang penuh kesibukan dan penuh stres, akan sangat menyenangkan untuk pulang ke rumah dan mulai berkebun pada akhir hari ataupun pada akhir pekan. Kegiatan berkebun dapat berfungsi sebagai penghilang rasa stres, sakit dan frustasi. Selain itu, saat menunggu tanaman bertunas dan menjadi kuncup bunga, itu akan membantu seseorang melatih kesabaran dan memandang ke depan dengan pikiran positif.

    Bagi mereka yang sudah lanjut usia (lansia), kegiatan berkebun juga memiliki banyak manfaat. Merawat tanaman mampu membuat para lansia merasakan bahwa mereka tetap dibutuhkan dan tidak kesepian.

    Bagi mereka yang mengalami masalah kesehatan mental atau memiliki gangguan psikologi, kegiatan berkebun juga memiliki dampak positif. Dengan berkebun, seseorang bisa merasa nyaman dan tenang. Apalagi jika mengerjakan kebun dengan tanaman dan bunga yang indah serta lingkungan yang tenang. Selanjutnya, kegiatan merawat bunga dan berkebun bisa membantu seseorang memperoleh rasa percaya diri.

    Namun, bukan hanya orang yang berkebun yang memperoleh manfaat dari lingkungan hijau yang dibuatnya. Orang-orang yang tinggal atau berada di sekitar rumah dengan taman yang indah juga akan memperoleh manfaat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang akan merasa lebih senang dengan lingkungan yang banyak tumbuhan hijau.
  • Menyembuhkan penyakit dan mempercepat proses pemulihan kesehatan

    Beberapa pasien rumah sakit didapati akan lebih cepat sembuh jika berada di lingkungan hijau atau berada di ruangan yang memiliki tanaman indoor. Ketika diukur tekanan darah dan detak jantung, penderita penyakit yang sedang dalam masa pengobatan lalu berada di lingkungan hijau akan lebih cepat sembuh. Sehingga jika ada anggota keluarga yang sakit, maka dengan berkebun membuat rumah indah dan mempercepat penyembuhan anggota keluarga tersebut.

    Selain itu, dengan berkebun, maka bisa menurunkan tekanan darah seseorang sehingga terhindar dari hipertensi. Kegiatan berkebun juga mampu membantu penderita diabetes. Karena banyaknya kalori yang terbakar, akan berpengaruh langsung terhadap kadar gula dalam tubuh.
  • Memperpanjang umur

    Karena kesehatan yang stabil serta pikiran yang semakin tenang, maka hal ini akan mempengaruhi kepada usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang senang berkebun rata-rata memiliki jangka waktu hidup lebih lama dibandingkan mereka yang tidak menyukai berkebun.

Tentu, kegiatan berkebun memang menyenangkan. Anda dapat memiliki taman mungil yang indah di rumah Anda ataupun kebun luas yang penuh dengan pepohonan hijau yang enak dipandang mata. Kegiatan ini selain menyenangkan juga banyak manfaatnya. Cobalah mulai membuat pekarangan rumah Anda menjadi lebih hijau dengan berkebun.

sumber : kumpulan info